Bravo, Lesu di Liga Galak di Timnas

Claudio Bravo sukses menjadi pahlawan dalam pertandingan semifinal Piala Konfederasi saat tim nasional Cili mengandaskan perlawanan Portugal. Dalam turnamen yang digelar di Kazan Arena, Rusia tersebut Bravo dan kawan-kawan berhasil mengubur mimpi Cristiano Ronaldo cs untuk melaju ke babak final lewat adu penalti. Bravo berhasil menjadi penyelamat usai menggagalkan tiga eksekutor Portugal secara beruntun.

Bravo tampil fantastis dalam laga kontra Portugal

Bravo tampil fantastis dalam laga kontra Portugal

Dalam laga semifinal tersebut, kedua tim bermain dengan sangat ketat. Tidak ada satu pun gol yang tercipta hingga 2 kali 45 menit pertandingan. Bahkan hingga dua kali 15 menit perpanjangan waktu dilakukan, skor kacamata tetap bertahan. Dan akhirnya Cili berhasil memastikan kemenangan mereka lewat babak adu penalti dengan skor akhir 3-0. Kejadian ini seperti pengulangan final Concacaf tahun lalu ketika Cili menumbangkan Argentina.

Penampilan impresif Claudio Bravo berhasil menjadikannya man of the match dalam pertandingan ini. Sempat menjadi tumpuan di bawah mistar gawang Manchester City, penampilan Bravo di liga musim kemarin terbilang buruk. Bahkan The Citizens hanya mampu finish di urutan ketiga dalam kompetisi Liga Premier Inggris musim 2016-2017. Namun hal yang berbeda justru terjadi di timnas Cili dalam Piala Konfederasi 2017.

Bravo Tahan Tiga Penalti Beruntun

Tim nasional Cili memastikan tempat mereka di partai final Piala Konfederasi 2017. Mereka berhasil lolos usai menjalani pertandingan semi-final mendebarkan melawan Portugal di Kazan Arena, Rusia Kamis 29 Juni kemarin. Menjalani laga yang sangat ketat, kedua tim tersebut terpaksa menyelesaikan laga dengan adu penalti yang berakhir 3-0 untuk kemenangan Cili.

Bravo menjadi pahlawan bagi timnas Cili

Bravo menjadi pahlawan bagi timnas Cili

Dalam babak adu penalti tersebut, Bravo menjadi pahlawan kemenangan Cili usai menjaga gawangnya sama sekali tak kebobolan. Kiper Manchester City itu sukses menepis tiga penendang Portugal yakni Ricardo Quaresma, Joao Moutinho dan Nani secara beruntun. Sementara di kubu Cile sendiri, Vidal, Charles Aranguiz dan Sanchez sempurna menjalankan tugas mereka.

Tidak hanya di babak penalti saja, Bravo bahkan tampil dengan sangat baik di sepanjang jalannya laga. Beberapa kali kiper Cili tersebut menggagalkan usaha Ronaldo dan kawan-kawan untuk mencuri gol dari gawang Cili. Terbukti gawang yang dijaga Bravo berhasil aman hingga 90 menit pertandingan dan 30 menit tambahan waktu. Hingga akhirnya sang kiper berhasil memupuskan harapan Portugal.

Kucing di Klub, Tapi Singa di Timnas

Laga berjalan menarik sejak awal dengan kedua tim bermain terbuka dan saling balas serangan. Cile unggul dalam serangan ketika memanfaatkan lebar lapangan, sementara Portugal lebih fokus lewat tengah dengan pergerakan Ronaldo. Tapi babak pertama harus ditutup tanpa gol selepas kedua tim sama-sama tak mampu mengoptimalkan setiap peluang yang didapat.

Aksi Bravo menahan eksekusi penalti Quaresma

Aksi Bravo menahan eksekusi penalti Quaresma

Laga yang berlangsung di Kazan semakin menarik di paruh kedua. Kedua tim sama-sama gencar melancarkan serangan yang sangat bahaya. Baik Alexis Sanchez maupun Cristiano Ronaldo saling menebar ancaman ke gawang lawan. Sayang sekali hingga wasit meniup peluit tanda waktu normal pertandingan berakhir, kedua tim sama-sama belum berhasil memecah kebuntuan.

Pertandingan terpaksa dilanjutan ke babak tambahan. Meski tapaknya atmosfir pertandingan sudah panas sejak awal, tempo permainan tampak tak mengalami perubahan di babak tambahan ini. Mental dan ketahanan fisik kedua tim tidak tampak seperti dua tim yang frustasi. Masih saling menciptakan peluang, namun pada akhirnya laga pun dilanjutkan ke adu penalti.

Adalah Claudio Bravo yang berhasil menjadi pahlawan Portugal dalam babak adu penalti. Penampilan Bravo ini sangatlah mengagetkan, mengingat penampilan sang pemain bersama Manchester City terbilang tidak terlalu gemilang. Momen ini mengingatkan akan kesaktian Bravo yang juga sukses menumbangkan Lionel Messi bersama Argentina di Final CONCACAF 2016 lalu.