Final UCL : Ronaldo Terbaik, Dybala Melempem

Liga Champions Eropa telah menyelesaikan kompetisi untuk musim 2016-2017. Dan Real Madrid pun berhasil keluar sebagai pemenang musim ini usai mengalahkan wakil Italia, Juventus. Keberhasilan mereka kemarin merupakan ke-12 kalinya Los Galacticos berhasil mengangkat trofi turnamen paling prestisius di eropa ini.

Real Madrid berhasil menjuarai final UCL

Real Madrid berhasil menjuarai final UCL

Bagi Juventus, ini merupakan ketiga kalinya mereka gagal menaklukan partai puncak EUFA Champions League. Setelah pada 2002/2003 mereka juga kalah atas sesama wakil Italia, AC Milan, mereka juga sempat melaju ke final pada 2014/2015. Namun saat itu Gianluigi Buffon dan kawan-kawan terpaksa menyerah atas Barcelona.

Berniat untuk membalaskan dendam atas kekalahan mereka kala itu, Il Bianconeri berhasil menuju ke Cardiff musim ini. Bertemu dengan Madrid yang juga wakil Spanyol, Juventus berharap bisa merasakan aroma balas dendam yang sama atas kekalahan dari Barcelona tiga musim lalu.

Namun Real Madrid yang lini serangnya dikepalai oleh Cristano Ronaldo masih terlalu tangguh untuk barisan pertahanan Juventus. Madrid pun menang dengan skor telak 4-1 dari masing-masing gol yang dicetak oleh Ronaldo, Casemiro dan Asensio. Sementara satu gol balasan Juventus dicetak oleh Mario Mandzukic.

Mengamuk, Ronaldo Cetak Dua Gol

Cristiano Ronaldo tampil sangat impresif dalam babak final Liga Champions 4 Juni 2017 kemarin. Dalam laga tersebut, Ronaldo berhasil mencetak dua gol masing-masing pada menit ke-20 dan menit 64. Los Blancos memang telah tampil mendominasi sejak menit-menit awal pertandingan.

Ronaldo tampil impresif dalam laga final UCL

Ronaldo tampil impresif dalam laga final UCL

Melalui kerjasama cantik dengan umpan-umpan pendek, Real Madrid berhasil menjebol gawang Il Bianconeri lewat kaki Ronaldo yang memanfaatkan operan Dani Carvajal. Namun berhasil disamakan kembali beberapa menit kemudian oleh Mario Mandzukic. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.

Memasuki babak kedua, Madrid kian mendominasi jalannya pertandingan. Alhasil menit ke-60 Casemiro berhasil melepaskan tendangan jarak jauh yang membuat Los Blancos kembali unggul. Empat menit berselang Ronaldo kembali memperbesar keunggulan Madrid menjadi 3-1.

Asensio pun menutup pesta gol Real Madrid pada menit 90+2. Melihat celah kosong yang ditinggalkan Buffon di sisi kirinya, Asensio tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Pertandingan berakhir dengan kemenangan Madrid 4-1 dan Ronaldo dinobatkan sebagai pemain terbaik sepanjang kompetisi.

Penampilan Dybala Melempem di Final

Lain Madrid lain pula Juventus. Paulo Dybala yang digadang-gadang akan memberi kejutan pada lini pertahanan Madrid justru tampil melempem. Tidak ada satu serangan berbahaya pun yang diepaskan Dybala dalam partai puncak turnamen paling prestisiu di eropa tersebut.

PErforma Dybala tidak impresif di babak final

PErforma Dybala tidak impresif di babak final

Beberapa kali gol Real Madrid tercipta lewat serangan balik akibat direbutnya bola dari penguasaan Dybala. Sepanjang pertandingan juga Dybala tidak terlihat membantu tim dalam mengembangkan permainan. Malah sosok Mario Mandzukic lah yang justru berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-26.

Mandzukic berhasil melesatkan tendangan salto melewati penjagaan Sergio Ramos usai menerima umpan dari Gonzalo Higuain. Tiga penyerang sekaligus yang diturunkan Tim Nyonya Tua masih belum bisa mengguncang kokohnya pertahanan Madrid yang dijaga duo Ramos-Varane.

Ini jadi gelar Champions ke-12 sepanjang sejarah Madrid di kompetisi ini atau yang keenam di era Liga Champions. Sementara Juventus lagi-lagi harus memendam impiannya meraih trofi Liga Champions ketiga mereka. Bagi klub asal Turin itu, ini adalah gelar runner-up ketujuh mereka dari sembilan kali melaju ke final Piala/Liga Champions.

Yang aneh dari hasil kekalahan Juventus kali ini adalah mereka belum pernah terkalahkan sepanjang turnamen. Menjadi tim yang dengan sembilan kemenangan dan tiga hasil imbang mereka justru harus menelan kekalahan pertama mereka di partai puncak.