Valencia, Jual Pemain Buruk, Dapat Pemain Buruk

Sial, mungkin kata inilah yang paling tepat untuk menggambarkan situasi Valencia musim ini. Klub asal Valencis, Spanyol ini memang bisa dibilang tengah berada pada titik rendah mereka saat ini. Padahal pada era awal 2000-an Valencia termasuk salah satu klub yang bisa menghancurkan dominasi Real Madrid dan Barcelona di La Liga Spanyol.

Mungkin ada yang berpikiran masalah manajemen klub yang kurang bagus membuat aliran keluar-masuk dana serta pemain disana menjadi buruk. Dalam satu dekade terakhir mungkin bisa dihitung jari berapa kali Valencia mendatangkan maupun mengorbitkan salah satu pemain bintang. Secara prestasi pun klub ini bisa dibilang hidup segan mati tak mau.

Yang paling baru dan kebetulan paling menarik adalah fakta tentagf jual-beli pemain yang dilakukan Valencia. Entah apakah ini memang nasib buruk bagi Valencia atau bukan. Namun semua pemain yang berkaitan dengan klub yang bermarkas di Stadion Mestalla tersebut prestasinya sedikit suram di musim ini. Siapa saja pemain tersebut? Simak artikel di bawah ini.

Jual Gomez dan Alcacer ke Barca, Melempem

Paco Alcacer dan Andre Gomez ketika masih bersergam Valencia

Paco Alcacer dan Andre Gomez ketika masih bersergam Valencia

Valencia menjual dua pemain andalan mereka di lini tengha dan lini depan mereka sekaligus. Adalah Andre Gomez dan Paco Alcacer yang mencoba peruntungan mereka di satu klub yang sama, yaitu Barcelona. Keputusan ini merupakan sebuah keputusan yang terbilang berani bagi kedua pihak. Bagi Valencia maupun bagi kedua pemain, seakan keputusan ini seperti gambling saja.

Seperti yang kita ketahui, Barcelona memiliki kedalaman skuad yang sangat baik. Lini tengah maupun lini depan Barca masih tetap tajam meskipun kini tidak lagi segalak ketika memiliki kombinasi Xavi-Iniesta di lini tengah. Sementara di lini depan lebih gila lagi, setiap pemain harus bisa menembus dominasi trio MSN (Messi, Suarez, Neymar).

Namun meski begitu tetap saja kedua pemain tersebut memilih untuk hengkang dan klub pun menyetujuinya. Merupakan keputusan yang kurang bijak yang dilakukan Valencia. Sebab mereka sendiri tidak memiliki sosok pengganti kedua pemain tersebut. Mungkin masih ada Luis Nani, Mario Suarez, Munir El-Haddadi, namun nyatanya nama-nama tersebut tak begitu bersinar juga.

Beli Garay dan Pinjam Mangala, Lini Belakang Valencia Berantakan

Menjual kedua andalan mereka di lini depan dan lini tengah, Paco Alcacer dan Andre Gomez, Valencia semakin kehabisan opsi untuk lini depan mereka. Bukannya menambah amunisi baru di sektor tersebut, Kelelawar Mestalla justru malah memboyong bek Zenit St. Petersburg asal Argentina, Ezequiel Garay. Selain itu, klub yang membesarkan nama Fernando Morientes tersebut juga meminjam Eliaquim Mangala dari Man City.

Lantas apakah kedua pemain tersebut berhasil mengangkat prestasi Valencia musim lalu? Jawabannya adalah tidak bisa. Malah Valencia tercatat lebih banyak kebobolan daripada menceploskan bola ke gawang lawan sekaligus lebih banyak berkubang di papan bawah klasemen musim 2016/17 ini. Bek serta sistem bertahan mereka pasca ditinggal Skhodran Mustafi ke Arsenal menjadi sorotan atas hasil buruk yang diperoleh Valencia musim ini.

Dari 10 laga pertama Los Che di La Liga, Garay hanya menang tiga kali dan sisanya berakhir dengan kekalahan atau hasil imbang. Tak adil memang jika menyalahkan Garay seorang, namun bobroknya sistem pertahanan Valencia juga tak lepas dari bagaimana Garay dan yang lainnya menerjemahkan instruksi pelatih saat di lapangan. Terlepas dari masalah beban tanggung jawab tim, Garay memang bermain dengan buruk musim lalu.